single-bn

PT BSI dan Puskesmas Pesanggaran Tingkatkan Kompetensi Kader Posyandu

Admin - Selasa, 9 September 2025 04:06 WIB

Pelatihan Kader Posyandu  diadakan pada 8-9 September 2025 di Desa Siliragung
Pelatihan Kader Posyandu diadakan pada 8-9 September 2025 di Desa Siliragung

Banyuwangi | PT Bumi Suksesindo (PT BSI) terus menunjukkan komitmennya dalam bidang kesehatan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Terkini, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini menggandeng Puskesmas Pesanggaran untuk menggelar pelatihan bagi kader Posyandu, menjadikannya lebih kompeten dan siap mengimplementasikan layanan kesehatan yang terintegrasi.

Pelatihan yang diadakan pada 8-9 September 2025 di Desa Siliragung ini diikuti oleh 120 kader dari 24 Posyandu di Desa Sumbermulyo dan Pesanggaran. Materi yang diberikan berfokus pada sistem Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penanggulangan TB paru. Sistem ILP adalah program pemerintah yang mengoordinasikan berbagai layanan kesehatan dasar secara terpadu, dari janin hingga lansia, agar lebih mudah diakses masyarakat hingga level RT/RW.

“Kader Posyandu menjadi garda terdepan dalam transformasi layanan Posyandu ILP yang melayani semua usia. Semoga kader semakin kompeten dalam menjalankan tugasnya,” kata Syahrul Wahidah, Community Development and Empowerment Supervisor PT BSI, Selasa (9/9).

Kepala Puskesmas Pesanggaran, dr. Edi Nurcahyo, menjelaskan bahwa Posyandu ILP bertujuan untuk mendeteksi potensi penyakit pada individu sejak dini. “Tujuannya adalah melakukan skrining potensi penyakit pada individu agar mudah memfokuskan intervensi pengobatan di suatu wilayah,” ujarnya.

Agar tujuan tersebut tercapai, setiap kader Posyandu harus menguasai 25 keterampilan yang mencakup lima kategori, mulai dari pengelolaan Posyandu hingga keterampilan pelayanan untuk berbagai kelompok usia.

Berkat kolaborasi dengan PT BSI ini, dr. Edi optimis pelayanan kesehatan di wilayahnya akan meningkat. Dia berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin tinggi, angka stunting turun di bawah 5 persen, serta penuntasan penyakit TBC dan kusta dapat terwujud.

“Kami berterima kasih kepada PT BSI yang telah bersedia bekerja sama untuk menyelenggarakan pelatihan ini. Dengan kolaborasi, kami optimis target kesehatan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud,” pungkas dr. Edi.(*)

Tag Terkait

Bagikan

Rekomendasi

Terkini

Iklan Kiri
Iklan Kiri