single-bn

Banyuwangi Makin Kondusif, Magnet Baru bagi Para Investor

Admin - Jumat, 30 Mei 2025 12:25 WIB

Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, S.Sos. M.Si.

Banyuwangi | Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan menarik terus dibuktikan melalui berbagai strategi. Salah satunya adalah dengan menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah, yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pelaku investasi untuk menanamkan modalnya di Bumi Blambangan.

Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Pemkab Banyuwangi terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, hingga aparat keamanan. Pertemuan-pertemuan formal maupun informal rutin digelar untuk membangun komunikasi yang kuat demi menciptakan suasana aman dan harmonis.

“Investasi tidak akan datang jika situasi daerah tidak kondusif. Karena itu, menjaga stabilitas adalah langkah utama dalam menciptakan ekosistem yang ramah bagi investor,” ujar Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, S.Sos. M.Si.

Agus menambahkan, lingkungan yang aman dan tenteram merupakan sinyal positif bagi investor bahwa Banyuwangi adalah tempat yang tepat untuk berinvestasi. Bersama TNI, Polri, dan instansi terkait, pihaknya terus memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi pelaku usaha.

“Kondusivitas daerah adalah bentuk nyata dari kesiapan kami menerima investasi. Kami tidak hanya membuka pintu, tapi juga menjamin keamanan dan dukungan terhadap para investor,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Banyuwangi terus menjelma menjadi daerah yang ramah investasi. Lingkungan usaha yang stabil mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan, serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Salah satu bukti keberhasilan tersebut terlihat dari kiprah PT Bumi Suksesindo (PT BSI), perusahaan tambang emas yang beroperasi di Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran. Sejak 2012, investasi PT BSI tidak hanya meningkatkan perekonomian lokal, tetapi juga mendorong kemajuan infrastruktur serta peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau CSR.

Delapan program utama yang dijalankan PT BSI menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya, hingga pembangunan infrastruktur. Hasilnya, Kecamatan Pesanggaran dan sekitarnya kini menunjukkan kemajuan pesat, menjadikan wilayah tersebut sebagai contoh sukses simbiosis antara investasi dan pembangunan daerah.

Agus menegaskan bahwa keberhasilan tersebut juga terjadi di berbagai wilayah lain yang menjadi tujuan investasi. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga suasana damai yang telah terbina.

“Banyuwangi adalah rumah bersama. Kondusivitas yang kita jaga hari ini adalah fondasi untuk masa depan yang lebih sejahtera melalui arus investasi yang semakin deras,” tutupnya.(*)

Tag Terkait

Bagikan

Rekomendasi

Terkini

Iklan Kiri
Iklan Kiri