single-bn

Kejurkab Akuatik Banyuwangi Kembali Digelar, Fokus Perkuat Ekosistem Renang dari Atlet hingga Wasit

Admin - Minggu, 30 November 2025 09:55 WIB

WhatsApp Image 2025-11-30 at 9.41.51 AM

Banyuwangi | Ekosistem olahraga renang di Banyuwangi makin hidup. Cabor Akuatik kembali menggelar Kejurkab Akuatik Banyuwangi 2025 untuk kali kedua tahun ini. Setelah seri pertama berlangsung di Cluring Waterpark pada Juni lalu, edisi lanjutan digelar di Umbul Bening Park, Desa Watugondo, Glenmore, pada Sabtu (29/11) hingga Minggu (30/11).

Sebanyak 376 atlet dari delapan klub turun berlaga. Mereka bertanding dalam 11 Kelompok Umur (KU), mulai KU 2022 hingga KU 2008, dengan total 54 kelas lomba.

Ketua Cabor Akuatik Banyuwangi Aditya Ruli Delianto, S.H., M.Kn., menyebut kejuaraan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari strategi besar membangun ekosistem akuatik Banyuwangi. “Event seperti Kejurkab ini penting untuk memotivasi atlet dan memetakan bibit-bibit berprestasi. Perkembangannya sangat menggembirakan,” kata Aditya.

Dari seluruh kategori, kelompok usia KU 2009–2010 disebut menjadi kelas paling kompetitif. Kelompok ini berada di fase emas pembinaan atlet dan mulai menunjukkan perkembangan signifikan, terutama KU 2010.

“KU 2010 mulai terlihat potensinya. Ini penting sebagai proyeksi Porprov Banyuwangi,” jelas Aditya yang juga berprofesi sebagai notaris.

Cabor Akuatik Banyuwangi tak berhenti pada agenda lokal. Tahun 2026, mereka menyiapkan langkah besar: menggelar Open Jatim, ajang yang bisa diikuti klub renang se-Jawa Timur.“Open Jatim akan jadi lompatan untuk menaikkan standar kompetisi sekaligus memperkenalkan Banyuwangi sebagai pusat olahraga air,” lanjut Aditya.

Selain kejuaraan, Cabor Akuatik Banyuwangi juga menggelar pelatihan pelatih dan wasit kategori muda (D). Total 116 peserta ikut dalam program ini.

“Pengembangan atlet tidak bisa berdiri sendiri. Pelatih dan wasit juga harus terus kami upgrade. Dengan SDM yang baik, mutu kejuaraan dan kualitas atlet pasti meningkat,” tegas Aditya.

Ketua KONI Banyuwangi Drs. Ahmad Khoirullah, M.M menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir, akuatik menjadi salah satu cabor yang paling aktif menggelar kompetisi. Iklim olahraga akuatik juga terus tumbuh saat ada kejuaraan rutin, apalagi ada upgrade wasit dan pelatih yang dipastikan akan mendorong pertumbuhan atlet di Banyuwangi.

“Dengan penyelenggaraan event yang konsisten, peningkatan kualitas SDM, hingga rencana event-level provinsi, akuatik Banyuwangi kini berada di jalur yang makin jelas sebagai salah satu cabor dengan fondasi ekosistem paling progresif di daerah.”tutup Khoirullah.

Tag Terkait

Bagikan

Rekomendasi

Terkini

Iklan Kiri
Iklan Kiri